KLATEN — Kepedulian dan rasa kekeluargaan yang erat kembali ditunjukkan oleh keluarga besar SMP Negeri 2 Klaten. Sebagai bentuk empati mendalam atas musibah kemanusiaan yang menimpa salah satu anggotanya, sekolah yang berlokasi di pusat Kota Klaten ini menggelar aksi sosial penggalangan dana dan penyerahan santunan kepada orang tua dari penjaga sekolah yang rumahnya hangus terbakar beberapa waktu lalu.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut berlangsung hangat dan penuh haru di lingkungan SMP Negeri 2 Klaten. Bantuan berupa dana santunan diserahkan secara langsung oleh Plt. Kepala SMP Negeri 2 Klaten, Suroso, S.Ag., M.Pd.I., dengan didampingi oleh perwakilan guru, staf karyawan.
Musibah kebakaran yang menghanguskan sebagian kediaman orang tua penjaga sekolah tersebut menyita perhatian seluruh warga SMP Negeri 2 Klaten. Sejak kabar duka tersebut terdengar, dengan sigap penggalangan dana secara sukarela langsung digerakkan. Seluruh elemen sekolah mulai dari Kepala Sekolah, para guru, staf tata usaha, dan murid, bahu-membahu mengumpulkan donasi sebagai wujud kepedulian bersama.
Dalam sambutannya saat menyerahkan bantuan, Plt. Kepala SMP Negeri 2 Klaten, Suroso, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas musibah yang dialami korban. Beliau menegaskan bahwa seluruh staf dan karyawan di lingkungan sekolah, termasuk petugas keamanan dan penjaga sekolah, adalah bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar SMP Negeri 2 Klaten.
"Musibah ini adalah duka kita bersama. Penjaga sekolah dan keluarganya telah berdedikasi menjaga lingkungan belajar anak-anak kita setiap hari. Maka ketika musibah ini datang, sudah menjadi kewajiban moral kita bersama untuk hadir dan saling menguatkan. Dana santunan yang terkumpul ini mungkin tidak sepenuhnya menggantikan kerugian materiil yang dialami, namun ini adalah wujud nyata kasih sayang, kebersamaan, dan kepedulian dari seluruh keluarga besar SMP Negeri 2 Klaten," ujar Suroso.
Suroso juga menambahkan bahwa aksi sosial semacam ini bukan sekadar pengumpulan bantuan fisik, melainkan bagian dari pendidikan karakter (P5) bagi para siswa. Melalui aksi nyata ini, para murid diajarkan untuk mengasah rasa empati, menumbuhkan jiwa gotong royong, dan memiliki kepedulian sosial terhadap sesama yang sedang membutuhkan bantuan.
Penerima santunan beserta keluarga menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam atas perhatian serta uluran tangan yang diberikan. Dukungan moril dan materiil dari keluarga besar SMP Negeri 2 Klaten menjadi penawar duka sekaligus penyemangat bagi mereka untuk bangkit kembali menata kehidupan pascamusibah.
Aksi sosial ini memproyeksikan komitmen SMP Negeri 2 Klaten untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis belaka, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kekeluargaan di dalam lingkungan sekolah. Diharapkan bantuan yang telah disalurkan dapat mempercepat proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah tinggal korban, serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang telah menyisihkan sebagian rezekinya.(Tim Media)